Nggak Semua Orang Harus Kamu Pertahankan

Sun, 1 Jun 2025 12:02:26 Dilihat 95 kali Author gerbang nusantara
Ilustrasi
Ilustrasi

Penulis: Satria Putra Ramadhani, Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta.

 

Kita sering diajarin buat sabar, bertahan, dan jaga hubungan sebaik mungkin. Tapi jarang banget diajarin tentang satu hal penting: melepaskan. Padahal, dalam hidup ini, nggak semua orang yang datang harus kita pertahankan. Nggak semua hubungan itu wajib dipelihara terus-menerus, apalagi kalau udah bikin lelah lahir batin.

 

Tumbuh Nggak Harus Bareng-Bareng

Fakta yang kadang susah diterima: orang yang dulu pernah cocok sama kita, belum tentu cocok sekarang. Kita tumbuh, mereka juga. Tapi arah tumbuhnya bisa beda. Dan itu nggak apa-apa. Nggak semua perbedaan harus diperjuangkan sampai berdarah-darah. Kadang, perbedaan itu cukup dimengerti, lalu dilepaskan dengan lapang.

Ada masa-masa di mana kita nyambung banget sama seseorang, selalu bareng, selalu saling cerita. Tapi tiba-tiba, obrolan jadi hambar, ketemuan jadi canggung, dan kita mulai mikir, “Kenapa ya, rasanya beda?” Jawabannya mungkin simpel: kalian udah nggak lagi sejalan.

Hubungan Sehat Itu Nggak Melelahkan

Ciri hubungan yang sehat itu bukan soal seberapa sering ketemu atau chat tiap hari. Tapi soal seberapa ringan rasanya tiap kali kita berinteraksi. Kalau habis ngobrol malah bikin cemas, minder, atau overthinking semalaman, mungkin itu bukan tempat yang tepat buat kamu.

Hubungan yang sehat bikin kamu jadi diri sendiri, tanpa takut dihakimi. Kamu bisa cerita apa aja, dari yang receh sampai yang dalam banget, dan tetap merasa diterima. Kalau yang kamu dapat justru perasaan nggak cukup, selalu dibandingkan, atau dipaksa berubah jadi orang lain, itu red flag.

 

Jangan Takut Jadi ‘Jahat’

Sering kali kita bertahan karena takut dicap jahat. Takut dibilang egois, berubah, atau ninggalin orang yang pernah baik ke kita. Padahal, menyelamatkan diri sendiri dari hubungan yang bikin stres itu bukan tindakan jahat—itu namanya sayang sama diri sendiri.

Memilih jarak atau bahkan mengakhiri hubungan bukan berarti kamu berhenti peduli. Tapi kamu sadar bahwa kamu juga butuh ruang buat bernapas dan tumbuh. Nggak apa-apa kok kalau kamu lebih milih tenang daripada terus-terusan jadi orang lain demi mempertahankan hubungan.

Perhatikan Energi yang Datang

Coba cek, siapa aja orang yang bikin kamu semangat habis ngobrol? Siapa yang bikin kamu malah pengen nutup diri setelah interaksi? Energi itu nggak bohong. Dan itu bisa jadi petunjuk buat tahu siapa yang pantas dipertahankan dalam hidupmu.

Kadang, yang udah lama kenal bukan berarti paling ngerti. Kadang, yang baru kenal justru lebih tulus dan suportif. Hubungan bukan tentang durasi, tapi tentang kualitas. Jangan terjebak nostalgia kalau ternyata yang kamu pertahankan udah lama berhenti mendukungmu.

 

Jadi Versi Terbaik Diri Sendiri

Hubungan yang sehat itu dua arah. Bukan cuma soal kamu dapet kenyamanan, tapi juga soal kamu bisa jadi versi terbaik diri sendiri bareng orang itu. Kamu tumbuh, mereka juga. Kamu bahagia, mereka juga. Kalau salah satunya terus merasa dirugikan, itu udah nggak sehat.

Jadi sebelum sibuk mempertahankan hubungan yang bikin kamu jalan di tempat, coba tanya: apakah aku bisa berkembang dalam hubungan.

Baja Juga

News Feed

Mahasiswa Didorong Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Zulhansyah Tekankan Peran Organisasi

Thu, 28 Aug 2025 14:06

Tenggarong — Dalam rangkaian kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta, digelar seminar bertajuk “Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi…

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor