Komisi VI DPR RI Tegur Kebijakan Telkomsel: Telkomsel Kejam karena Melenyapkan Kuota Pelanggan

Fri, 11 Jul 2025 07:03:00 Dilihat 160 kali Author gerbang nusantara
image-20250710101418

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, melontarkan sejumlah kritik tajam terhadap perbedaan besar antara pendapatan usaha, keuntungan operasional, dan laba bersih perusahaan selama kuartal pertama tahun 2025.

“Pendapatan usaha triwulan pertama 2025 sebesar Rp36,6 triliun, laba usaha Rp18,2 triliun dengan margin 49,8 persen. Namun laba bersih turun drastis menjadi Rp15,9 triliun. Sebagai BUMN strategis dengan dominasi pasar kuat melalui Telkomsel, selisih ini perlu penjelasan detail,” ujar Sadarestuwati dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/7).

Perwakilan dari dapil Jawa Timur ini juga menyampaikan penolakannya terhadap sistem kuota hangus yang diterapkan oleh operator.

“Jika di Komisi V kami menyebut promo ojol menipu, maka di sini saya katakan Telkomsel kejam karena melenyapkan kuota pelanggan. Nilainya tidak kecil jika dihitung,” jelasnya.

Sadarestuwati turut membagikan pengalamannya pribadi yang harus bergelut dengan masalah akses jaringan.

“Di daerah pelosok seperti desa saya, Starlink tidak terjangkau. Untuk telepon pun harus mencari spot sinyal. Jika tidak pakai WiFi, saya harus keluar rumah dulu,” tuturnya.

Ia juga meminta adanya kejelasan dalam sistem perhitungan kuota yang tidak terpakai, yang menurutnya seharusnya bisa menjadi sumber keuntungan perusahaan.

“Sebagai pengguna kartu Halo yang jarang pakai kuota, saya selalu membayar penuh tiap bulan. Ke mana larinya kuota sisa lebih dari 50 persen ini?” katanya mempertanyakan.

Terkait kontribusi perusahaan terhadap negara, Sadarestuwati menyoroti rendahnya realisasi pajak dan dividen dari BUMN sektor telekomunikasi selama periode 2200-2024 yang hanya mencapai Rp20,041,5 triliun.

“Angka ini seharusnya bisa lebih besar,” ujarnya dengan nada kecewa.

Anggota dewan tersebut juga menyinggung gangguan sinyal yang terjadi pada waktu-waktu penting.

“Saat penghitungan suara Pemilu, tiba-tiba jaringan bermasalah dan muncul angka berbeda. Yang bertanggung jawab Telkom atau KPU? Mengapa bisa terjadi perubahan angka?” tandasnya.

Baja Juga

News Feed

Mahasiswa Didorong Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Zulhansyah Tekankan Peran Organisasi

Thu, 28 Aug 2025 14:06

Tenggarong — Dalam rangkaian kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta, digelar seminar bertajuk “Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi…

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor