Pemerintah Pusat Pastikan Tak Ada Transmigran Baru di Kalbar, Bagaimana dengan Kaltim dan Sekitarnya?

Wed, 23 Jul 2025 22:59:46 Dilihat 234 kali Author gerbang nusantara
Ilustrasi Oleh Tim Gerbang Nusantra
Ilustrasi Oleh Tim Gerbang Nusantra

Jakarta —Pemerintah pusat menegaskan tidak akan membuka penempatan transmigran baru di Kalimantan Barat (Kalbar) pada tahun ini. Fokus kebijakan kini diarahkan pada penataan kawasan transmigrasi lama dan pemberdayaan masyarakat lokal yang telah bermukim sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Kemendes PDTT, Restuardy Daud. Ia menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah meningkatkan produktivitas kawasan transmigrasi lama demi menunjang kesejahteraan warga.

“Potensi lahan, ekonomi, dan infrastruktur yang sudah ada harus dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat transmigrasi yang lebih dahulu menetap,” jelasnya.

Kebijakan ini juga dinilai mampu menekan dampak sosial dari penyaluran penduduk baru yang kerap menimbulkan perubahan mendadak di wilayah transmigrasi.

 

Bagaimana dengan Kalimantan Timur?

Langkah Kalbar ini turut menjadi sorotan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan provinsi sekitarnya. Sebagai lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim berpotensi menjadi magnet arus pendatang baru, terutama melalui jalur migrasi tenaga kerja dan urbanisasi.

Meski demikian, hingga kini belum ada kebijakan resmi terkait penempatan transmigrasi baru di wilayah IKN. Di beberapa wilayah seperti Kabupaten Paser, program transmigrasi masih berjalan terbatas, lebih sebagai kelanjutan dari program lama yang belum selesai sepenuhnya.

Berbagai pihak mendorong agar Kaltim dan wilayah penyangga IKN meniru pola Kalbar: mengutamakan pemberdayaan masyarakat lokal, peningkatan keterampilan, dan pembukaan akses ekonomi, agar penduduk asli tetap menjadi bagian utama dari pembangunan.

 

Pemberdayaan Jadi Prioritas

Penataan kawasan transmigrasi lama dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Masyarakat diharapkan mampu mengelola potensi pertanian, perkebunan, dan usaha produktif lainnya.

Bagi wilayah seperti Kaltim, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, pendekatan ini dinilai relevan untuk memastikan percepatan pembangunan—termasuk di IKN—tidak mengabaikan hak dan peran masyarakat lokal.

Aspek penting seperti perlindungan hak atas tanah, peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan, serta kemudahan akses layanan dasar, perlu diperkuat agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di kampung halamannya sendiri.

 

Menanti Kepastian

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat mengenai pembukaan transmigrasi baru di Kaltim dan provinsi sekitarnya. Publik berharap kebijakan tetap konsisten: memperkuat potensi masyarakat lokal sebagai fondasi utama pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Baja Juga

News Feed

Mahasiswa Didorong Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Zulhansyah Tekankan Peran Organisasi

Thu, 28 Aug 2025 14:06

Tenggarong — Dalam rangkaian kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta, digelar seminar bertajuk “Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi…

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor