Kutai Kartanegara – Tradisi akbar Kesultanan Kutai Kartanegara, Erau, direncanakan kembali digelar pada pertengahan September 2025.
Kegiatan budaya yang sarat makna sejarah ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk merayakan warisan leluhur yang telah mengakar kuat selama berabad-abad.
Bapak Awang Rifani, salah satu panitia persiapan, menyampaikan bahwa rapat koordinasi telah dilakukan beberapa kali oleh panitia dan pihak terkait.
“Tanggal pasti masih dibahas, namun Erau tahun ini insya Allah tetap berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya, saat dihubungi gerbangnusantaranews.id (2/8/2025).
Salah satu prosesi yang paling dinanti adalah Melabuh Naga di Kutai Lama, atau dikenal juga dengan Mbuang Naga, yang memiliki makna simbolik mendalam.
Prosesi ini merupakan bentuk napak tilas dari kelahiran Puteri Karang Melenu, sosok legendaris yang diyakini sebagai ibu suri dari para Raja Kutai.
Melabuh Naga menjadi penanda penting bahwa Erau bukan sekadar perayaan adat, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap sejarah, serta pengingat bagi generasi muda untuk tidak melupakan akar budaya mereka.
Dengan semangat pelestarian budaya, masyarakat Kutai Kartanegara diharapkan dapat kembali menyambut Erau 2025 dengan penuh antusias dan rasa bangga atas kekayaan tradisi yang dimiliki.