Menyusuri Jejak Kemerdekaan: Aksi Heroik Panglima Awang Long di Kutai

Sat, 16 Aug 2025 13:45:28 Dilihat 598 kali Author gerbang nusantara
Dibuat Oleh Tim Gerbang Nusantara
Dibuat Oleh Tim Gerbang Nusantara

Kutai Kartanegara – Dalam sejarah perjuangan lokal melawan penjajahan, nama Panglima Awang Long terus dikenang sebagai simbol keberanian dan keteguhan mempertahankan martabat Kesultanan Kutai Kartanegara.

Berikut ulasan perjalanan hidup dan tindakan heroiknya:

Latar Belakang dan Penugasan

Awang Long, yang memiliki gelar Panglima Senopati Ario Awang Long, dipercaya memimpin perang oleh Sultan Adji Muhammad Salehuddin sebagai Panglima Sepangan Raja sekaligus Menteri Pertahanan Kesultanan Kutai Kartanegara. Ia dikenal sebagai sosok pemberani, jujur, dan berkarakter tegar.

Pertempuran Tombak Maris: Awal Konflik

Pada tahun 1844, Inggris mengirim ekspedisi pimpinan James Erskine Murray tanpa izin melalui Sungai Mahakam untuk melakukan perdagangan dan benteng pertahanan. Setelah peringatan Sultan diabaikan, Inggris melancarkan serangan ke Tenggarong. Awang Long memimpin pasukan Sepangan Raja untuk melawan dengan gigih hingga musuh gentar dan mundur. Pertempuran berlangsung sengit selama dua hari, dari 15–16 Februari 1844, dikenal sebagai Pertempuran Tombak Maris.

Kesalahan Serangan terhadap Kapal Belgia

Dalam pengejaran, pasukan Kutai menyerang sebuah kapal yang mereka kira milik Inggris. Namun ternyata kapal tersebut milik perusahaan dagang Belgia. Akibatnya, awak kapal Belgia selamat melarikan diri dan melapor ke Belanda, memicu balasan keras.

Serangan Balasan Belanda & Gugurnya Awang Long

Balasan datang dalam bentuk armada militer Belanda yang dipimpin Letnan Laut T’Hooft. Awang Long menolak menyerah, dan pertempuran keras pun tak terhindarkan. Selama pertempuran, benteng runtuh dan menghantam dirinya, menyebabkan gugurnya sang panglima dalam perjuangan terakhirnya.

Debat Sejarah: Usia & Tahun Kelahiran

Terdapat perbedaan versi tentang tahun kelahiran Awang Long:

Beberapa sumber menyebut 28 September 1771, sehingga ia berusia 73 pada tahun gugurnya (12 April 1844).

Versi lain menyatakan lahir 28 September 1804, mengindikasikan usia sekitar 40 saat gugur lebih masuk akal secara fisik sebagai panglima.
Perdebatan ini terus menjadi kajian historis yang perlu ditindaklanjuti dengan penelitian lebih lanjut.

Warisan dan Peringatan

Jasanya terus dikenang hingga kini. Beberapa bentuk penghormatan antara lain:

Pemberian nama Yonif 611/Awang Long pada batalion infanteri.

Nama jalan di sejumlah kota Kaltim seperti Tenggarong, Samarinda, Sendawar, dan Bontang.

Meski makam yang diklaim Aziz sebagai makam Awang Long hanyalah simbolik, pengingat heroiknya terus hidup dalam budaya dan identitas masyarakat Kaltim.

Kesimpulan

Panglima Awang Long dikenang sebagai panglima lokal yang berani dan setia. Dari pertempuran Tombak Maris hingga pengorbanannya di medan laga melawan Belanda, kisahnya tetap menjadi bagian penting narasi perjuangan regional. Terlepas dari perbedaan pendapat mengenai data historis seperti tahun kelahirannya, semangat pengabdian dan keberaniannya tak tergoyahkan dalam ingatan kolektif masyarakat Kutai dan Kalimantan Timur.

Sumber Utama:

Wikipedia Bahasa Indonesia – Awang Long, tokoh legenda Panglima Kutai

Bontang Post – Gugurnya Awang Long di Benteng Kutai, deskripsi pertempuran dan sumber riwayat

Kaltim Kece – Kedudukan dan kisah Awang Long dalam konteks sejarah lokal di Kota Bangun

Baja Juga

News Feed

Mahasiswa Didorong Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Zulhansyah Tekankan Peran Organisasi

Thu, 28 Aug 2025 14:06

Tenggarong — Dalam rangkaian kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta, digelar seminar bertajuk “Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi…

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor