TRC PPA: Pelaku Resmi Tersangka, Wacana Penutupan Ponpes Kukar Bergulir

Sat, 16 Aug 2025 05:34:16 Dilihat 399 kali Author gerbang nusantara
1755322148209

Kutai Kartanegara – Gelombang keprihatinan publik terhadap kasus dugaan pencabulan santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, semakin menguat.

Pasalnya, Polres Kukar baru saja menetapkan oknum pengajar berinisial MA sebagai tersangka setelah serangkaian bukti dan keterangan korban berhasil dikumpulkan.

Tidak hanya itu, kasus ini juga memunculkan wacana serius dari pemerintah daerah: penutupan pondok pesantren tempat kejadian perkara.

Wacana Penutupan Pesantren

Bapak Sudirman biro hukum TRC PPA KALTIM mengonfirmasi bahwa wacana tersebut benar adanya.

Menurutnya, hal itu muncul dalam sebuah pertemuan antara pihak TRC PPA, orang tua korban, UPTD PPA Kukar, anggota DPRD Kukar, hingga Wakil Bupati Rendi Solihin.

“Ya memang benar, terduga pelaku pencabulan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Kemarin juga sudah ditampilkan di depan publik melalui rilis Polres Kukar. Terkait wacana penutupan pondok pesantren, itu memang bergulir saat kami dari TRC PPA bersama orang tua korban, UPTD PPA Kukar, anggota DPRD, dan Pak Wakil Bupati Rendi membahas kasus ini,” jelasnya kepada gerbangnusantaranews.id (16/8/2025).

Dalam forum itu, Wakil Bupati disebut mendorong agar dilakukan koordinasi lintas instansi untuk membicarakan mekanisme yang tepat dalam menindaklanjuti opsi penutupan ponpes.

Upaya Memutus Mata Rantai

Langkah tegas ini, kata tim hukum korban, tidak lain untuk memutus mata rantai kejahatan yang bersumber dari lingkungan pondok pesantren tersebut.

Ia menegaskan, kondisi di dalam ponpes membuat proses deteksi dini terhadap kasus-kasus pelecehan sulit dilakukan, sehingga rawan terulang.

“Kalau itu dibiarkan, korban bisa saja berubah menjadi pelaku karena mereka sudah merasa terbiasa. Dan ini terbukti, sejak 2021 sudah ada laporan serupa dengan pelaku yang sama. Saat itu kami mendampingi korban melapor ke Polsek Loa Kulu, tetapi kasus tidak bisa diproses karena berbagai kendala. Akibatnya, di 2025 justru lebih banyak korban yang berjatuhan,” tegasnya.

Kekhawatiran yang Menguat

Pernyataan itu sejalan dengan keresahan masyarakat luas.

Tidak hanya para orang tua korban, bahkan pihak pemerintah daerah disebut memiliki kekhawatiran mendalam atas dampak sosial dan psikologis yang ditimbulkan.

“Ini sebenarnya yang menjadi kekhawatiran Pak Wakil Bupati, bahkan kekhawatiran semua pihak. Hampir semua orang mengkhawatirkan kejadian ini. Karena itu wacana penutupan pondok memang sempat dibahas dalam pertemuan kemarin,” pungkasnya.

 

Jejak Kasus Lama

Fakta bahwa dugaan pelecehan serupa pernah terjadi pada 2021 mempertegas kelemahan sistem pengawasan lembaga pendidikan berbasis pesantren.

Minimnya bukti dan keterbatasan mekanisme perlindungan anak kala itu membuat proses hukum terhenti.

Kini, kasus yang sama kembali mencuat dengan jumlah korban yang lebih banyak.

Penutup

Kasus ini tidak hanya menyisakan luka mendalam bagi para korban, tetapi juga menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan dan lembaga keagamaan di Kukar.

Wacana penutupan pondok pesantren oleh Pemkab Kukar menandakan keseriusan pemerintah untuk menghentikan siklus kejahatan seksual di lingkungan pendidikan agama.

Namun, pertanyaan besar masih menggantung: apakah langkah ini cukup adil bagi para santri lain yang masih membutuhkan pendidikan, atau justru akan melahirkan masalah baru? Semua kini bergantung pada keputusan politik dan hukum yang akan diambil dalam waktu dekat.

Baja Juga

News Feed

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Bupati Kukar Tinjau Progres Pembangunan PDAM di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga Sanga

Fri, 22 Aug 2025 22:49

Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan sarana air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor