Kebijakan Blokir Rekening “Nganggur” oleh PPATK Tuai Pro-Kontra

Wed, 30 Jul 2025 23:52:07 Dilihat 102 kali Author gerbang nusantara
Ilustrasi DIbuat Oleh Tim Gerbang Nusantara
Ilustrasi DIbuat Oleh Tim Gerbang Nusantara

Jakarta – Keputusan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memblokir rekening tidak aktif atau rekening nganggur menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Kebijakan yang diklaim sebagai upaya mitigasi risiko tindak pidana pencucian uang (TPPU) ini justru menimbulkan keresahan, terutama di kalangan masyarakat kecil.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, menilai langkah PPATK sebagai bentuk pencegahan dini terhadap kejahatan keuangan. Namun, ia mengingatkan agar implementasi kebijakan tetap menjunjung asas keadilan dan tidak merugikan masyarakat.
“Kami memahami urgensinya, tapi pelaksanaan kebijakan ini harus mempertimbangkan kepentingan rakyat kecil,” ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku kaget mendapati rekening mereka diblokir tanpa pemberitahuan yang memadai. Respons negatif pun ramai bermunculan di media sosial. Banyak netizen menilai kebijakan ini tidak adil, terutama bagi masyarakat yang masih menyimpan dana dalam jumlah kecil namun jarang bertransaksi.

“Ini sangat memberatkan, terutama bagi masyarakat kecil yang mungkin hanya menabung sedikit dan tidak rutin transaksi,” tulis salah satu pengguna di platform X (dulu Twitter).

Menanggapi polemik tersebut, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan bahwa tindakan pemblokiran tidak dilakukan secara sembarangan. Ia menyebutkan, rekening yang diblokir adalah akun yang sudah lama tidak aktif dan terindikasi terlibat dalam aktivitas mencurigakan.
“Dananya aman 100 persen dan bisa diklaim kembali oleh pemilik sah,” jelas Ivan.

Sikap keras juga datang dari pengacara kondang Hotman Paris. Dalam unggahannya, ia meminta pemerintah mencabut kebijakan tersebut karena dinilai berpotensi melanggar hak warga atas dana pribadi.
“Kalau niatnya bagus, tetap harus hati-hati. Jangan sampai rakyat kecil jadi korban,” tegas Hotman.

Para analis keuangan turut mengkritisi pelaksanaan kebijakan ini. Mereka menilai, PPATK perlu menyusun parameter yang lebih rinci mengenai definisi rekening dormant, serta memperkuat edukasi publik sebelum menerapkannya. Pasalnya, Indonesia memiliki jutaan rekening tidur yang tidak seluruhnya bermasalah.

Jika tidak dikomunikasikan secara jelas, kebijakan ini dikhawatirkan justru memperbesar ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan pemerintah.

Baja Juga

News Feed

Mahasiswa Didorong Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Zulhansyah Tekankan Peran Organisasi

Thu, 28 Aug 2025 14:06

Tenggarong — Dalam rangkaian kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta, digelar seminar bertajuk “Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi…

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor