Bandung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University menggelar program edukatif bertajuk SEHATI (Sehatkan Hewan, Alam, dan Tubuh) di Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Program ini dilaksanakan dalam dua rangkaian kegiatan pada tanggal 21–22 Juli 2025 untuk siswa-siswi sekolah dasar dan pada 26 Juli 2025 untuk ibu-ibu PKK.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak dan para ibu mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perairan seperti sungai dan danau, mencegah penularan zoonosis (penyakit yang menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya), serta mengenalkan manfaat nutrisi dari produk hewani seperti telur dan hati ayam.
Mahasiswa KKNT-IPB hadir di dua lokasi sekolah dasar, yakni SD Swasta An Nizhamiyyah dan SDN Papakserang, memberikan edukasi interaktif kepada siswa-siswi tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan gizi seimbang.
Sebagai bagian dari kegiatan, para siswa juga mendapatkan telur rebus sebagai contoh produk hewani yang mudah dikonsumsi dan bermanfaat bagi tumbuh kembang mereka.
Sementara itu, kegiatan bersama ibu-ibu PKK digelar di Aula Kantor Desa Serangmekar, dengan menghadirkan sesi edukasi seputar bahaya zoonosis dan pengolahan makanan bergizi.
Para ibu juga diajak untuk mengikuti demonstrasi memasak roti pasta hati, sekaligus mencicipi produk olahan tersebut sebagai alternatif makanan sehat keluarga.
“Anak-anak usia sekolah dasar merupakan kelompok usia emas untuk membentuk kebiasaan hidup sehat dan cinta lingkungan. Sementara ibu-ibu PKK kami libatkan karena mereka adalah penggerak utama dalam menjaga kesehatan keluarga,” ujar salah satu mahasiswa pelaksana program.
Diharapkan, program SEHATI ini mampu menciptakan dampak berkelanjutan, dengan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sadar akan pentingnya kebersihan dan gizi, serta ibu-ibu PKK mampu menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan pengetahuan tersebut di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa IPB dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor kesehatan masyarakat dan lingkungan, khususnya di wilayah pedesaan.