Membangun Hubungan Positif antara Kampus dan Masyarakat

Wed, 4 Jun 2025 09:21:00 Dilihat 96 kali Author gerbang nusantara
PHOTO-2025-06-03-17-45-54

Penulis: Lulu Khaulia, Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta.

Dulu kampus sering dianggap sebagai “menara gading” – tempat yang tinggi dan terhormat, tapi jauh dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Mahasiswa hanya belajar di kelas, dosen sibuk meneliti, dan semua kegiatan kampus terasa tertutup.

Tapi sekarang, semuanya barubah. Kampus semakin dekat dengan masyarakat. Mahasiswa ikut membantu desa, dosen menciptakan alat yang bisa langsung digunakan warga, dan alumni kembali untuk membagikan ilmu. Hubungan kampus dan masyarakat menjadi lebih positif dan saling menguntungkan.

Mahasiswa Belajar Langsung di Masyarakat

Sekarang, banyak mahasiswa yang belajar langsung dari kehidupan nyata. Program seperti Kampus Mengajar dan PPK Ormawa membuat mahasiswa terjun ke sekolah-sekolah dan desa-desa. Mereka membantu mengajar, melatih UMKM, menjaga lingkungan, sampai mendampingi warga soal kesehatan mental.

Bukan hanya masayarakat yang terbantu, mahasiswa juga belajar banyak hal. Mereka jadi lebih peka, mandiri, dan punya pengalaman berharga. Hubungan ini saling memberi manfaat.

Penelitian yang Langsung Berguna

Dosen juga semakin banyak yang membuat riset untuk kebutuhan masyarakat. Misalnya, membuat alat penjernih air murah, pupuk organik dan sampah rumah tangga, atau modul belajar untuk sekolah di daerah terpencil.

Dengan begitu, hasil penelitian tidak cuma disimpan di kampus atau dipublikasikan di jurnal, tapi langsung bisa digunakan oleh masyarakat. Masyarakat merasa terbantu, dan kampus dihargai karena membawa solusi nyata.

Gerakan Sosial dari Kampus

Banyak kegiatan sosial sekarang dimulai dari kampus. Mahasiswa membuat edukasi hukum gratis, konseling remaja, pelatihan digital untuk warga, dan kampanye kesehatan mental.

Kerja Sama Antar Kampus

Kampus-kampus besar mulai bekerja sama dengan kampus kecil di daerah. Mereka saling berbagi pengalaman dan sumber daya. Pertukaran mahasiswa antar kampus juga membuka wawasan baru dan mempererat hubungan antar wilayah.

Semua ini membuat dunia pendidikan terasa lebih merata dan adil. Kampus saling mendukung untuk bersama membantu masyarakat.

Teknologi sebagai Penghubung

Teknologi digital membuat mahasiswa bisa membantu masyarakat dari mana saja. Mereka membuat aplikasi belajar online, sistem informasi desa, dan platfrom untuk UMKM. Dengan teknologi, jarak bukan lagi halangan. Kotribusi kampus bisa terasa hingga pelosok negeri, bahkan ke luar negeri.

Pengabdian Bukan Tambahan, Tapi Identitas

Sekarang pengabdian mesyarakat bukan lagi tugas sampingan. Itu sudah menjadi bagian penting dari identitas kampus. Kampus tidak hanya mencetak lulusan yang pitar secara akademik, tapi juga yang peduli dan siap berkontribusi.

Tantangan dan Peluang

Memang masih ada kampus yang belum siap berubah. Ada yang masih berpikir nilai akademik lebih penting dari dampak sosial. Tapi ini bisa jadi peluang untuk memperbaiki kurikulum, melatih dosen, dan memperkuat kerja sama dengan masyarakat.

Bersama, Kita bisa Berubah

Hubungan positif anatar kampus dan masyarakat tidak bisa dibangun sendiri. Mahasiswa, dosen, dan masyarakat semua punya peran.

Mari terus menjalin kerja sama. Mari jadikan kampus sebagai tempat belajar sekaligus mengabdi. Tempat di mana ilmu bertemu kehidupan, dan perubahan dimulai.

Baja Juga

News Feed

Mahasiswa Didorong Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Zulhansyah Tekankan Peran Organisasi

Thu, 28 Aug 2025 14:06

Tenggarong — Dalam rangkaian kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta, digelar seminar bertajuk “Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi…

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor