Muso bin Salim, Pahlawan Gerilya dari Muara Kaman: Rekam Jejak Perjuangan hingga Penghormatan Abadi

Sun, 17 Aug 2025 11:55:21 Dilihat 318 kali Author gerbang nusantara
Dibuat Oleh Tim Gerbang Nusantara
Dibuat Oleh Tim Gerbang Nusantara

Kutai Kartanegara — Nama Muso bin Salim akan selalu melekat dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya di tanah Kutai, Kalimantan Timur. Putra asli Muara Kaman ini tercatat sebagai salah satu tokoh penting yang berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Borneo. Dengan kegigihannya, Muso mendapat julukan “Pahlawan Gerilya se-Kalimantan.”

Rekam Jejak Perjuangan

Dalam masa revolusi fisik pasca-proklamasi 1945, Kalimantan menjadi salah satu front perlawanan yang tidak kalah sengit dibanding Jawa dan Sumatra. Muso bin Salim berdiri di garis terdepan melawan kolonial Belanda yang ingin kembali menguasai Kalimantan Timur.

Ia memimpin pasukan gerilya di sekitar Muara Kaman dan wilayah sekitarnya, melakukan taktik perang rakyat yang membuat Belanda kesulitan menguasai daerah pedalaman Mahakam.

Perjuangannya tidak hanya di medan tempur, tetapi juga membangun semangat masyarakat Kutai agar tetap setia kepada Republik yang baru lahir.

Muso tercatat sebagai figur yang disegani kawan maupun lawan, karena strategi dan keberaniannya di lapangan.

Penghargaan dari Negara

Atas jasa-jasanya, Muso bin Salim mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah Republik Indonesia.

Pada 2 Desember 1947, ia menerima tanda penghargaan dari Menteri Pertahanan Sultan Hamengkubuwono IX.

Pada 5 Juni 1960, Presiden Soekarno menganugerahkan gelar Pahlawan disertai Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Ir. Djuanda.

Penghargaan ini menegaskan betapa besar kontribusi Muso dalam mempertahankan kemerdekaan di wilayah Kalimantan.

Akhir Hayat dan Penghormatan

Muso bin Salim wafat pada 18 Februari 1975. Ia dimakamkan di tepi Sungai Mahakam, Muara Kaman. Sejak saat itu, makamnya menjadi titik penghormatan dan ziarah bagi masyarakat serta pejabat negara.

Setiap 10 November, bertepatan dengan Hari Pahlawan, pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, hingga masyarakat sekitar rutin menggelar upacara, tabur bunga, serta kegiatan kebudayaan di Monumen Muso bin Salim. Kegiatan ini tidak hanya mengenang perjuangan beliau, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di tengah generasi muda.

Warisan Semangat Perjuangan

Bagi masyarakat Kutai Kartanegara, Muso bin Salim bukan hanya pahlawan perang, tetapi juga simbol keberanian, kerelaan berkorban, dan cinta tanah air. Semangatnya menjadi inspirasi untuk membangun daerah tanpa melupakan akar sejarah.

Pemerintah daerah dan DPRD Kukar kini tengah berupaya melakukan pemugaran makam dan monumen Muso bin Salim, termasuk rencana pembangunan galeri sejarah yang akan menampilkan artefak perjuangan beliau. Langkah ini diharapkan menjadi pengingat abadi bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari darah, keringat, dan pengorbanan putra bangsa di berbagai penjuru, termasuk dari bumi Kutai.

Tulisan ini diolah  oleh tim gerbangnusantaranews.id, dari berbagai data dan sumber.

Baja Juga

News Feed

Mahasiswa Didorong Hadapi Tantangan Era Society 5.0, Zulhansyah Tekankan Peran Organisasi

Thu, 28 Aug 2025 14:06

Tenggarong — Dalam rangkaian kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta, digelar seminar bertajuk “Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi…

Akhmed Reza Fachlevi Tanggapi Isu Pencalonan Ketua KNPI Kaltim: Harap Ada Rekonsiliasi Pemuda

Wed, 27 Aug 2025 11:01

Kalimantan Timur– Isu mengenai pencalonan Ketua KNPI Kalimantan Timur mulai mencuat ke publik. Nama Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi,…

Presiden Mahasiswa Unikarta Ajak Mahasiswa Baru Lebih Kritis dan Aktif Berorganisasi

Wed, 27 Aug 2025 04:10

Kutai Kartanegara —Dalam momentum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Ibnu Ridho,…

Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin RPU Rp24,9 Miliar di Kutim Masuk Tahap Penyidikan

Wed, 27 Aug 2025 00:04

Kalimantan Timur -Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) senilai Rp24,9 miliar di Kabupaten Kutai Timur…

Rektor Unikarta Tekankan Pentingnya Karakter dan Organisasi pada PKKMB 2025

Tue, 26 Aug 2025 12:05

Kutai Kartanegara – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026, Selasa (26/8/2025)….

Royalti Musik: Momentum Pembenahan, Bukan Sekadar Regulasi

Sun, 24 Aug 2025 14:54

Gerbang Nusantara memandang bahwa langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengusulkan agar izin konser hanya diberikan setelah…

Ratusan Massa Kaltim Siap Gelar Aksi Besar, Tuntut Cabut Izin PT BDAM dan Copot Pejabat Polres Kukar

Sun, 24 Aug 2025 07:17

Kutai Kartanegara — Persoalan sengketa lahan yang bermula sejak 1980 kembali memanas. Awal perkara ini disebut dimulai saat hadirnya PT…

Kaltim Sediakan Rp25 Miliar untuk Kompensasi Kesehatan, Darlis: Pasien Tidak Boleh Ditolak

Sun, 24 Aug 2025 03:36

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran Rp25 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Dana ini disiapkan sebagai kompensasi kesehatan…

Dana Transfer Pusat Dipangkas, APBD Kaltim Terancam Defisit Besar

Sun, 24 Aug 2025 03:20

Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi ancaman defisit besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Hal…

Pemprov Kaltim Pastikan UKT Mahasiswa Baru Ditanggung dalam Program Gratispol

Fri, 22 Aug 2025 22:57

Kalimantan Timur -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau Gratispol bagi mahasiswa baru di…

Berita Terbaru

Teknologi

Pendidikan

Visitor